Setelah sekian lama tidak bergulat dengan sebuah tullisan yang bisa juga dikatakan sebagai penyaring otak, akhirnya saya bertemu lagi dengan ini semua.. hmmm, yaaa..saya rasa ada baiknya mengisi waktu yang sedikit kosong untuk sebuah tulisan-tulisan ini.

Terkadang saya berfikir, apa arti hidup ini sebenarnya? berbagai persepsi, definisi, dan arti yang berbeda-beda tercampur didalamnya..
Kehidupan silih berganti, seiring waktu yang berputar. yahh ada rasa sedih, bahagia, dilema, bahkan benci didalamnya. Dan saya sering merasakan hal yang serupa. Terlebih lagi semua itu dikarenakan orang-orang yang berada disekitar kita.. Sedikit membingungkan memang, apabila kita mendramatisir keadaan hanya karena seseorang yang terkadang sering mambuat kita merasa dirugikan. Dalam hal cinta ataupun yang lainnya.
Saya merasa bahwa sebenarnya bahagia dan kebahagian sebenarnya berada di dalam diri kita, tetapi mengapa kita harus menggantungkan kebahagian kita dengan orang lain? Padahal sebenarnya mereka hanyalah pelengakap dalam kehidupan kita.. sebegitu pentingkah mereka?
Pernah suatu ketika saya berada pada suatu titik dimana saya harus meghadapi teman yang sedang mengidolakan seseorang..
X : “Saat ini saya sedang dekat dengannya,dan saya merasa bahwa dia telah menyukai saya.. Tetapi, terkadang saya merasa bahwa dia hanya menganggap saya sebagai teman untuk bercerita tentang segala kesehariannya.. Apakah ini semua? Saya tidak ingin dibuat bingung olehnya..”

Saya: “Let it flow..Jalani saja semuanya, tidak usah terbawa dengan suasana yang mungkin bisa membuat kamu jauh terbang melayang dan pada akhirnya kamu akan terjatuh di bawah ranting-ranting yang kering. Wajar saja jika kamu mempunyai perasaan terhadap lawan jenismu, tetapi ingat satu hal.. Jangan pernah membawa perasaan ini hingga sampai ke hati. Bukankah saat ini wanita tidak ingin bersedih dikarenakan seorang Pria?? Anggap saja seseorang itu adalah penghias hari-harimu yang penuh dengan warna. Hidup itu indah kawan..Jangan pernah bersedih karenanya. Bersedihlah jika orang tuamu sedang dilanda masalah, bersedihlah jika temanmu terkena musibah, bersedihlah jika pekerjaanmu terhambat.”

x: Iaaa…teori memang mudah, tetapi sepertinya saya memang harus banyak belajar dari setiap perjalan hidup yang telah saya rasakan selama 21 tahun ini. Begitu banyak hal yang saya temukan di dalamnya. Terima kasih kawan..sukses selalu di hidupmu”

(menghela nafas dalam-dalam)
saya pikir saya adalah orang yang pintar menyembunyikan semua perasaan saya, terkadang saya merasa bahwa saya adalah orang munafik yang merasa paling kuat dan paling tegar. Tapi semua ini memang harus saya lakukan, ini adalah kewajiban untuk melanjutkan hidup saya. Karena saya tidak ingin terlihat sebagai wanita lemah yang hanya bisa menangis dan mengeluh. Saya selalu belajar menolak perasaan addict terhadap sesuatu, waluapun itu sulit tetapi saya memang harus melakukannya. Bukan untuk siapa, tetapi untuk saya.. Karena semua akan berubah dan berakhir. Dan saat ini saya sedang belajar untuk meng’ignore kebiasaan tersebut.. Sulit, tetapi saya pasti bisa..

Iklan