Aku ingin tidur dalam pelukan priaku, ingin bangun di pagi hari dan mendapatinya terbaring disampingku tanpa dihinggapi perasaan was-was dia akan meninggalkanku. Aku ingin dia kembali kepelukanku saat waktunya untuk pulang. Sungguh aturan itu tidaklah banyak. Hanya cuma itu. Tapi baginya sulit sekali. Mungkin nanti berubah, saat hubungan ini melangkah lebih jauh, bila ia ingin terikat. Mustahilkah?? Karena selama ini dia menunjukkan sikap tidak perlu lebih terikat. Terus terang, yang sebenarnya aku inginkan adalah hubungan yang tidak terlampau rumit.
Belakangan ini saya berpikir mengapa lelaki seusianya berkencan dengan wanita lebih muda. Untuk apa lelaki seusianya menukar sejenis kemitraan yang setara itu dengn wanita yang pusarnya ditindik, tubuhnya ditatto, tak jarang menganggap kencan yang asyik adalah nongkrong di club malam sumpek dan menenggak pil ecstasy palsu?.
Tapi kini saya mengerti, saya paham dengan daya tarik itu. Lelaki sebayanya menyukai wanita lebih muda sebab para wanita itu tak punya alasan untuk bersikap getir. Wanita seusia itu cenderung belum mengalami patah hati akibat rumah tangga berantakan, pengacara perceraian, perebutan hak asuh anak, atau harta gono-gini. Wanita seusia itu tidak memiliki kekecewaan yang membebani para wanita dan pria tiga atau empat puluhan. Itulah kenyataan, sangat kejam. Hidup wanita seusia itu cenderung belum banyak dirusak laki-laki. Laki-laki tiga atau empat puluhan tidak mengencani wanita lebih muda karena tubuh mereka masih kenyal. Itu hanya propaganda. Mereka mengencani para wanita itu supaya mereka bisa jadi perusak hidup wanita itu.
What a Life….My life……suck…Damn…fuck oFF!!!!!!!!!!!!!
Dia membuatku kesal betuLLLLL!!!!.